Musim Ujian

Sekolah KedinasanPendaftaran online via SSCASN Dikdin0 hari lagi · 25 Juli 2026

AKM ANBKPendaftaran dan pendataan peserta (SMA/MA/SMK)2 hari lagi · 27 Juli 2026

CPNSPendaftaran SSCASN7 hari lagi · 1 Agustus 2026

UKMPPDTry Out UKOMNAS Periode III8 hari lagi · 2 Agustus 2026

PKN STANTes Potensi Akademik (TPA), Tes Bahasa Inggris (TBI), dan Tes Psikologi10 hari lagi · 4 Agustus 2026

KSM / KASM - Kompetisi Sains MadrasahSeleksi tingkat satuan pendidikan (madrasah)16 hari lagi · 10 Agustus 2026

SIPENCATAR KemenhubSeleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis CAT17 hari lagi · 11 Agustus 2026

Brevet PajakPelaksanaan Ujian (Tingkat A, B, C)17 hari lagi · 11 Agustus 2026

Siapkan Sekarang

Apa Itu AKM dan ANBK? 3 Instrumen Asesmen Nasional Pengganti UN

AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) adalah bagian inti dari ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) yang mengukur dua kompetensi dasar, yaitu literasi membaca dan numerasi. ANBK menggantikan Ujian Nasional sejak 2021 dan diikuti sampel siswa kelas 5, 8, dan 11 melalui komputer. Hasilnya memetakan mutu sekolah, tanpa menentukan kelulusan siswa.

AKM dan ANBK: dua istilah dalam satu sistem asesmen

Asesmen Nasional (AN) adalah program penilaian mutu pendidikan yang diterapkan Kemendikbud sejak tahun 2021 untuk menggantikan Ujian Nasional. ANBK, singkatan dari Asesmen Nasional Berbasis Komputer, adalah cara pelaksanaan asesmen itu yang dikerjakan siswa melalui komputer di sekolah, baik secara daring maupun semidaring.

Di dalam Asesmen Nasional terdapat tiga instrumen yang saling melengkapi: AKM (Asesmen Kompetensi Minimum), Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. AKM menempati posisi inti karena mengukur kemampuan kognitif mendasar yang dibutuhkan siswa untuk belajar di semua mata pelajaran.

Jadi, AKM adalah salah satu instrumen, ANBK adalah moda komputernya, dan Asesmen Nasional adalah payung programnya. Ketiga istilah ini sering dipakai bergantian dalam percakapan sehari-hari, padahal masing-masing menunjuk hal yang berbeda di dalam satu sistem yang sama.

Dua kompetensi yang diukur AKM: literasi membaca dan numerasi

AKM dirancang untuk mengukur dua kompetensi dasar, yaitu literasi membaca dan numerasi. Literasi membaca menilai kemampuan Anda atau anak Anda memahami, menggunakan, dan merefleksikan beragam jenis teks untuk menyelesaikan masalah. Numerasi menilai kemampuan menerapkan konsep dan keterampilan matematika pada situasi nyata sehari-hari.

Soal AKM tidak menanyakan hafalan rumus atau definisi. Bentuknya menuntut penalaran lewat lima format: pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian singkat, dan uraian. Tiap soal disajikan dengan stimulus berupa teks, tabel, grafik, atau gambar yang harus dianalisis lebih dahulu.

Karena menekankan penalaran tingkat tinggi, AKM sejalan dengan arah ujian masuk perguruan tinggi seperti UTBK-SNBT yang juga menguji literasi dan penalaran. Membiasakan anak dengan soal model HOTS (Higher Order Thinking Skills) sejak jenjang sekolah membangun fondasi berpikir yang berguna sampai jenjang berikutnya.

Peserta, jenjang kelas, dan fungsi hasil AKM

Asesmen Nasional tidak diikuti seluruh siswa di satu sekolah. Pesertanya adalah sampel siswa yang dipilih acak oleh sistem pada tiga jenjang kelas: kelas 5 untuk jenjang SD atau sederajat, kelas 8 untuk SMP, dan kelas 11 untuk SMA atau SMK. Pemilihan kelas tengah ini bertujuan agar hasilnya bisa menjadi umpan balik perbaikan sebelum siswa lulus.

Hasil AKM dilaporkan dalam empat tingkat kemampuan untuk tiap kompetensi: Perlu Intervensi Khusus, Dasar, Cakap, dan Mahir. Laporan ini menggambarkan posisi capaian sebuah sekolah, lalu dirangkum dalam Rapor Pendidikan sebagai bahan evaluasi mutu di tingkat sekolah dan daerah.

Hasil Asesmen Nasional dipakai untuk memetakan dan memperbaiki mutu pendidikan, tanpa menentukan kelulusan atau peringkat individu siswa. Walau begitu, kesiapan menghadapi soal literasi dan numerasi tetap penting karena melatih cara berpikir yang dinilai di banyak ujian penentu berikutnya. Bimbingan satu tutor satu siswa di program AKM dan ANBK Exademy memetakan kemampuan awal anak lewat diagnostic, lalu menguatkan literasi dan numerasi sesuai kebutuhannya. Tutor diseleksi sesuai target anak Anda.

Pertanyaan yang Sering Ditanya

Apa perbedaan AKM dan ANBK?

AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) adalah instrumen yang mengukur literasi membaca dan numerasi, sedangkan ANBK (Asesmen Nasional Berbasis Komputer) adalah moda pelaksanaannya melalui komputer. AKM berjalan di dalam ANBK bersama Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Apakah AKM menentukan kelulusan siswa?

AKM tidak menentukan kelulusan. Hasilnya memetakan mutu pendidikan di tingkat sekolah dan daerah lewat Rapor Pendidikan. Kelulusan siswa ditetapkan sekolah melalui mekanisme tersendiri di luar Asesmen Nasional.

Siswa kelas berapa yang mengikuti AKM?

Peserta adalah sampel siswa yang dipilih acak pada kelas 5 jenjang SD, kelas 8 jenjang SMP, dan kelas 11 jenjang SMA atau SMK. Pemilihan kelas tengah ini memungkinkan hasil dipakai untuk perbaikan sebelum siswa lulus.

Pertanyaan Terkait

Jawaban lain yang paling sering dibaca bersama pertanyaan ini, plus program pendampingnya.

Daftar